Jasa Raharja Hadirkan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital

Jasa Raharja Hadirkan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital

Annisa Sekar Melati - detikNews
Kamis, 03 Sep 2026 21:20 WIB
Jasa Marga-Jasa Raharja Hadirkan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital
Foto: Jakarta
Jakarta -

PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Jasa Raharja (Persero) resmi memperkuat kerja sama dalam mengembangkan layanan keselamatan jalan tol berbasis digital. Kolaborasi strategis ini diwujudkan lewat pemanfaatan aplikasi Travoy untuk membantu pengguna jalan mendapatkan bantuan darurat secara cepat.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilangsungkan di Jakarta, Rabu (2/9). Agenda ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. Keduanya sepakat memadukan sumber daya serta data guna memaksimalkan kualitas pelayanan publik.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menegaskan faktor keamanan berkendara sudah menjadi bagian integral dari mutu pelayanan jalan tol. Penanganan insiden kini tidak lagi sekadar respons pasif, melainkan berfokus pada mitigasi risiko sejak dini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagi kami, keselamatan pengguna menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman perjalanan di jalan tol. Karena itu, kami terus mendorong penguatan layanan yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika terjadi insiden, tetapi juga pada bagaimana risiko dapat diantisipasi sejak awal," ujar Rivan pada keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2026).

"Melalui kolaborasi dengan Jasa Raharja, kami ingin menghubungkan data, teknologi, dan kompetensi yang dimiliki kedua pihak untuk menghadirkan layanan keselamatan yang lebih cepat, tepat, dan relevan dengan kebutuhan pengguna," imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan kecepatan informasi memegang peranan vital dalam menyelamatkan korban kecelakaan. Korban beserta keluarga tidak boleh lagi kebingungan mencari akses pertolongan di saat mendesak.

"Ketika kecelakaan terjadi, korban dan keluarga tidak boleh dibebani dengan kebingungan mencari bantuan atau informasi mengenai layanan yang tersedia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendekatkan akses pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat dalam satu platform yang mudah digunakan," ungkap Awaluddin.

Melalui integrasi sistem ini, Aplikasi Travoy bakal ketambahan sejumlah fitur penting bagi pengemudi. Pengguna bisa memanfaatkan pencarian rumah sakit terdekat hingga pelaporan darurat secara real-time. Selain itu, sistem juga dilengkapi pemetaan titik rawan kecelakaan berbasis data historis guna memberikan peringatan dini.

Sebagai informasi, rangkaian acara kolaborasi ini turut diisi dengan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) bagi para personel di lapangan. Kegiatan tersebut dipadukan pula dengan pemeriksaan kesehatan gratis guna memastikan kesiapsiagaan fisik petugas. Sinergi matang ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem berkendara yang jauh lebih aman dan nyaman.

Tonton juga video "DPR Ingin Perkuat Hukum Jasa Raharja Demi Kepastian Klaim Kecelakaan"

(akd/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini