Aksi itu diawali dengan konvoi dari Jl Sudirman menuju Alun-alun kota Indramayu sejauh 4 km, Senin (10/12/2007). Selain berjalan kaki, massa juga mengayuh puluhan becak.
Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pembela Yance (AMPY) ini menggusung sebuah benda menyerupai keranda mayat. Benda tersebut ditempeli gambar Danny Setiawan, orang nomor 1 di Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, hal itu tidak membuat massa AMPY patah semangat. Mereka tetap melanjutkan aksinya dengan berorasi. Dalam orasinya mereka mengungkapkan rasa kekecewaannya karena Yance tidak lolos sebagai cawagub dari Partai Golkar dalam Pilkada Jabar.
Puas berorasi, massa kemudian bergerak ke tengah Alun-alun Indramayu. Di tempat ini mereka membakar keranda mayat tersebut sambil bersorak-sorai.
Sebelumnya, ratusan pendukung Yance yang terdiri dari Pemuda Pancasila serta AMPI Indramayu juga turun ke jalan pada Minggu 9 Desember. Mereka merobek dan membakar baliho besar bergambar Danny Setiawan. Mereka juga mengancam tidak akan mendukung pencalonan Danny Setiwan dalam Pilkada Jabar jika Yance tidak terpilih sebagai cawagub.
Jika benar terjadi, hal tersebut tentu akan sangat merugikan Partai Golkar. Sebab dalam Pemilu 2004 lalu, Indramayu merupakan salah satu basis perolehan suara Partai Golkar di Jawa Barat.
Informasi yang diterima detikcom, Ketua DPD Partai Golkar Uu Rukmana saat ini tengah berada di Indramayu. Bisa jadi, kedatangan Uu itu untuk mendinginkan situasi di kabupaten tersebut.
(djo/nrl)











































