Menerka Ujung Masa Kemarau

detikSore

Menerka Ujung Masa Kemarau

20detik Signature - detikNews
Kamis, 03 Sep 2026 16:39 WIB
detikSore, Kamis 3 September 2026
Foto: Irsyad Maulana/detikcom
Jakarta -

Sejumlah daerah di Indonesia melaporkan penurunan jumlah hotspot karhutla. Mengonfirmasi data dari Sipongi Kementerian Kehutanan, meski angkanya masih di angka ribuan, titik-titik karhutla sudah menurun dibandingkan pekan lalu.

Sayangnya, bersamaan dengan kondisi ini, sejumlah negara tetangga menyampaikan protes atas asap yang menyelimuti wilayah mereka. Seperti ditulis detikNews, beberapa negara bahkan menetapkan darurat asap dan mengurangi kegiatan warganya.

Belum tuntas dengan masalah karhutla beserta asapnya, Indonesia kini tengah dirundung bahaya alam lainnya. Merangkum detikcom, sejumlah daerah di Jawa, Nusa Tenggara, dan Kalimantan melaporkan munculnya tanda-tanda kekeringan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Gresik Jawa Timur, 65 desa dari 11 kecamatan diprediksi terancam mengalami kekeringan. Terkait hal ini, BPBD setempat telah mendistribusikan air bersih di sejumlah titik. Sementara itu di Jawa Tengah, kekeringan membuat debit air di bendung Karet Pati mengalami penurunan drastis. Akibatnya, ikan-ikan ditambah warga mati dan menimbulkan bau busuk.

Merangkum detikcom, bulan September disebut-sebut sebagai puncak kemarau. Bahkan di Jakarta, hujan disebut baru akan turun pada Januari nanti. Benarkah desas-desus ini? Bagaimana gambaran lengkap prediksi cuaca Indonesia? Benarkah kekeringan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan? Simak ulasannya dalam detikSore!

Selain membahas kekeringan, hari ini detikSore juga akan membahas kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo di Solo Jawa Tengah. Atas kejadian ini, puluhan mobil pemadam diterjunkan untuk menghalau api agar tidak meluas.

Merangkum detikJateng, Armada Damkar yang diterjunkan ke lokasi tidak hanya dari Solo, tetapi juga dari Magelang. Meski demikian, berdasarkan informasi terbaru, api masih terlihat hingga Kamis (3/9) siang.

Bagaimana informasi terbaru dari peristiwa ini? Apa dampak dari kebakaran ini? Simak laporan Jurnalis detikJateng selengkapnya.

Jelang petang nanti, detikSore akan mengulas informasi tentang keamanan digital di bidang perbankan. Seperti diketahui, Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat mengelola uang. Namun, di balik kemudahan yang disediakan, muncul risiko baru yang tak kalah serius. Ancaman phishing, pencurian data, penggunaan jaringan WiFi publik, hingga berbagai modus penipuan digital dapat mengancam keamanan aset finansial jika pengguna lengah.

Risiko keamanan digital kini bukan lagi sekadar persoalan teknologi, melainkan telah menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan finansial. Sebab, dana yang dikumpulkan bertahun-tahun bisa hilang hanya karena satu tautan palsu, password yang mudah ditebak, atau kelalaian dalam menjaga data pribadi.

Lalu apa saja langkah praktis untuk meningkatkan keamanan aktivitas digital di sektor finansial? Ikuti diskusinya bersama Ganda Raharja Rusli, Direktur Risiko, Kepatuhan dan Hukum Allo Bank.

Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.

"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"

(vys/vys)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini