Demo di Balaikota, Waria Berpose dengan Polisi

Demo di Balaikota, Waria Berpose dengan Polisi

- detikNews
Senin, 10 Des 2007 12:03 WIB
Jakarta - Perda Ketertiban Umum (Tibum) dinilai melanggar HAM. Sekitar 100 orang yang terdiri atas kaum ibu, waria, dan anak-anak pun meminta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mencabut perda tersebut.

Demonstrasi digelar Korban Komite Rakyat Bangkit Melawan di depan Balaikota Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (10/12/2007).

Massa yang sebagian besar berkaos merah dan membawa bendera merah ini memulai aksi pukul 10.30 WIB. Dalam aksinya, mereka membentangkan baliho bertuliskan 'Cabut perda tibum karena melanggar hak asasi manusia'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka pun membawa poster bertuliskan 'Mana hak kerja kami'. Dibawa juga kertas bertuliskan 'Jangan lencehkan kami. Lesbian, gay, dan waria juga manusia'.

"Ternyata Pemprov DKI Jakarta tidak mau mendengar suara kami. Terbukti Pak Fauzi Bowo tidak mau menemui kita," ujar seorang orator dengan pengeras suara.

Para waria yang turut dalam aksi memakai pakaian seksi. Kebanyakan mengenakan kaos tanpa lengan dan rok mini. Beberapa di antara mereka bahkan sangat mirip dengan perempuan.

Di sela-sela demo tersebut, tampak waria yang sibuk berpose dengan polisi yang sedang menjaga aksi. Entah siapa yang minta berfoto bersama, yang jelas, mereka tampak menikmati kegiatan itu. Jepret... jepret....

Demonstrasi itu memacetkan Jalan Medan Merdeka Selatan. Kendaraan yang melintas harus berjalan superlambat. Kemacetan semakin menjadi ketika massa long march ke depan Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara. (nvt/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads