"Seharusnya pesawat take off pukul 10.00 WIB, tapi karena fuel indicator mengalami trouble, maka pesawat batal berangkat," ujar staf humas Garuda Indonesia Singgih Handoyo kepada detikcom, Senin (10/12/2007).
Menurut Singgih, Garuda telah mengalihkan penumpang ke penerbangan lain. Sebanyak 50 penumpang dialihkan ke Merpati Airlines dengan nomor penerbangan MZ 730 yang terbang pada pukul 11.00 WIB.
Sedangkan 50 penumpang lainnya dialihkan ke penerbangan Garuda berikutnya pada pukul 12.00 WIB. Sementara sekitar 17 penumpang membatalkan penerbangan.
"Kami sudah menginformasikan pembatalan penerbangan ini kepada penumpang. Namun sebagian sudah terlanjur datang ke bandara," pungkas Singgih.
Sementara itu salah seorang calon penumpang pesawat yang batal terbang tersebut menyatakan, dia tidak mendapat telepon dari Garuda tentang adanya masalah di pesawat tersebut.
"Biasanya kalau pesawat delay atau terganggu, saya ditelepon. Tapi kali ini kok tidak. Setiba di Bandara, eh sampai pukul 10.30 WIB belum juga berangkat. Tanya ke petugas customer service juga tidak mendapat penjelasan," ujar calon penumpang yang enggan disebut namanya itu pada detikcom.
(nik/nrl)











































