Para pekerja tambang itu berhasil dikeluarkan dari reruntuhan tambang dengan selamat pada Minggu 9 Desember waktu setempat. Demikian diberitakan media lokal, Beijing News seperti dilansir harian News.com.au, Senin (10/12/2007).
"Awalnya kami makan kertas koran saat kami lapar, kemudian kulit jeruk," ujar Wu Pengyong, salah seorang pekerja tambang yang berhasil selamat, seperti dikutip Beijing News.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini kepolisian masih memburu pemilik tambang di Provinsi Shanxi yang meledak pekan lalu. Sedikitnya 105 jenazah telah ditemukan di lokasi.
Cina dikenal akan industri pertambangannya yang paling mematikan di dunia. Ribuan pekerja tambang tewas setiap tahunnya akibat ledakan ataupun banjir yang melanda areal pertambangan. (ita/sss)











































