Insiden pertama terjadi di Arvada, pinggiran Denver. Seorang pria muda bersenjata menembaki pusat misionaris Kristen setelah diberitahu kalau dia tidak bisa bermalam di situ. Akibatnya, dua staf misionaris yang berusia 20-an tahun tewas. Dua orang lainnya luka-luka. Si penembak berhasil melarikan diri sebelum polisi tiba di lokasi.
Kemudian sekitar 12 jam kemudian, penembakan massal terjadi di dekat gereja New Life Church di Colorado Springs. Lima orang, termasuk si penembak, tewas dalam insiden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian Arvada tengah bekerja sama dengan rekan-rekan mereka di Colorado Springs untuk memastikan apakah ada kaitan antara kedua aksi tembak itu.
Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Arvada, Don Wick seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (10/12/2007). Jarak antara kedua lokasi penembakan adalah 120 kilometer.
Penembakan di Colorado ini terjadi hanya beberapa hari setelah seorang remaja putra menembaki mal di Omaha, Nebraska pada pekan lalu. sedikitnya 8 orang tewas sebelum kemudian si pelaku menembak dirinya sendiri hingga tewas.
(ita/sss)











































