Ingin Istirahat Hingga Kembali Mengajar

Masa Depan Pimpinan KPK

Ingin Istirahat Hingga Kembali Mengajar

- detikNews
Senin, 10 Des 2007 08:04 WIB
Jakarta - Tugas 5 pimpinan KPK periode 2003-2007 tinggal menghitung hari. Selepas purna jabatan, mereka memilih istirahat dahulu, tapi ada juga yang ingin langsung kembali mengajar di kampus yang ditinggalkannya.

"Saya mau istirahat dulu sambil memikirkan mau ngapain," kata Amien Sunaryadi dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (10/12/2007).

Mantan ketua badan pelaksana Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) ini sebenarnya memiliki peluang untuk kembali masuk dalam pimpinan KPK periode 2007-2011. Namun dalam pemilihan di DPR beberapa waktu lalu, Amien hanya mendapat dukungan 16 anggota DPR untuk kembali duduk menjadi pimpinan KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada juga diungkapkan Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki. Menurutnya, dirinya ingin istirahat dulu serta menikmati hari tua.

"Saya ingin ke Rempoa, menikmati hari tua saya," tutur mantan anggota Komisi TNI/Polri DPR periode 1992-2001 ini.

Sjahruddin Rasul memiliki rencana berbeda. Mantan Deputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Akuntabilitas ini mengaku memilih langsung kembali mengajar di Universitas Padjajaran (Unpad).

"Saya dosen luar biasa di Unpad. Saya akan balik lagi mengajar mata kuliah Hukum Keuangan Negara," tutur Rasul yang mengaku meninggalkan kampusnya selama 4 tahun mengantor di KPK.

Ketika ditanya apakah akan mencari pekerjaan lainnya, Rasul menyatakan, "Kita ikuti air mengalir sajalah. Sampai saat ini belum ada rencana. Saya lihat-lihat situasi dulu," jelasnya.

Tumpak Hatorangan Panggabean juga mengaku tidak memiliki rencana apa pun selepas menjabat sebagai wakil ketua KPK bidang Penindakan ini. "Lihat saja nanti," ujar mantan sekretari Jampidsus Kejaksaan Agung ini.

Pindah Lembaga

Erry Riyana Hardjapamekas ternyata memiliki rencana langsung pindah lembaga. Mantan ketua dewan pengurus Transparency International Indonesia periode 2001-2003 ini diisukan masuk lembaga pengawas bisnis militer.

"Tapi itu masih belum pasti," tutur Erry yang juga pernah menjabat sebagai komisaris utama PT Agrakom ini.

Saat ini, Erry mengaku masih berkonsentrasi menyelesaikan pekerjaannya di KPK. "Saya masih berkonsentrasi mengerjakan sisa pekerjaan saya," pungkasnya.
(ary/ptr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads