Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang pria berinisial NJ (21) ditemukan tewas seorang diri di sebuah tempat kos, Kukusan, Beji, Depok. Korban ditemukan tewas setelah dua hari tak bisa dihubungi.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (31/8/2026) pukul 18.30 WIB di Jalan H Kodja, Kukusan, Beji, Depok. Mulanya pemilik kos mendapat panggilan telepon dari kakak korban untuk mengecek korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kakak korban meminta tolong untuk mengecek di dalam kamar kos korban sudah 2 hari dihubungi keluarga melalui telepon tidak ada jawaban," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan dalam keterangannya, Selasa (1/9).
Pemilik kos berusaha mengetuk pintu kos korban. Namun, tidak ada jawaban dari dalam kos korban.
"(Saksi) membuka pintu kos tidak dikunci, korban sudah posisi telungkup," jelasnya.
Atas peristiwa tersebut, saksi memberi tahu Polsek Beji guna pengecekan identitas dan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan identifikasi Polres Metro Depok, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"(Kondisi) lidah tergigit. Leher terjerat tali rafia," ungkapnya.
Pihak keluarga membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi luar dan dalam. Keluarga korban mengikhlaskan dan menganggap kejadian tersebut sebagai sebuah musibah.










































