1.000 Pohon Bakau di Bali untuk Perubahan Iklim

1.000 Pohon Bakau di Bali untuk Perubahan Iklim

- detikNews
Minggu, 09 Des 2007 16:55 WIB
Nusa Dua - Aksi tanam pohon untuk memeriahkan konferensi perubahan iklim sejagat (UNCCC) terus berlanjut. Kali ini giliran Palang Merah Indonesia (PMI), palang merah sedunia (IFRC) dan Bulan Sabit Merah beraksi.

Organisasi kemanusiaan tersebut menanam 1.000 bibit bakau di Pantaiย  Tanjung Benoa, Bali. Sebelumnya organisasi itu telah menanam 2 ribu pohon serupa dari target 10.000 pohon.

"Pada prisipnya adalah cinta kasih kepada sesama. Ini bentuk kepedulian kita," kata Ketua PMI, Mari'e Mohammad usai menanam bakau di lokasi penanaman, Minggu, (9/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penanaman bakau yang melibatkan siswa-siswi SD tersebut menekankan pentingya adaptasi perubahan iklim yang sama penting dengan tindakan mitigasi. Sebab, menurut IFRC, solusi terbaik sekalipun dalam menanggulangi efek rumah kaca membutuhkan waktu berabad-abad.

"Kegiatan praktis seperti inilah yang mendorong upaya adaptasi perubahan iklim," imbuhnya.

Anak anak SD itu terlihat senang menanam bibit bakau. Satu persatu tangan mungil mereka tampak membuka bungkus plastik. Lalu mereka memasukkan bibit pohon ke dalam lubang pasir dengan hati hati.

Tidak ada perawatan berarti untuk menjaga pohon bakau yang masih bayi. Pohon itu dibiarkan tumbuh tanpa perawatan dan takut akan serargan hama. (Ari/asy)


Berita Terkait