3 Orang di Jatim Tewas Buntut Sound Horeg Selama Agustus

3 Orang di Jatim Tewas Buntut Sound Horeg Selama Agustus

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 01 Sep 2026 14:31 WIB
Jenazah korban yang tewas tertimpa tembok apotek gegara diduga getaran sound horeg di Jember.
Jenazah korban yang tewas tertimpa tembok apotek gegara diduga getaran sound horeg di Jember. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Karnaval menampilkan sound horeg kembali memakan korban jiwa di Jawa Timur. Dalam sebulan, tiga orang meninggal dunia akibat sound horeg.

Korban mulai warga biasa hingga kru dan penyewa. Korban pertama adalah pria berinisial SN (29) yang tewas saat tengah tertidur di atas truk bermuatan sound horeg yang tengah melaju.

Nahas, saat melintas di Jalan Krasak, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, kepalanya terbentur gapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya hari Minggu (2/8), saat kendaraan melintas di bawah gapura pembatas desa," kata Komandan Regu 1 Unit Gakkum Satlantas Polres Jember, Aiptu Hasan Basri, dilansir detikJatim, Selasa (1/9/2026).

Korban kedua ialah Bonari (44), warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Bonari diduga tewas karena serangan jantung saat jalan kaki mengikuti karnaval sound horeg memperingati HUT ke-81 RI Minggu (23/8).

ADVERTISEMENT

Camat Pesanggaran Didik Eko Wahyudi mengatakan, sebelum tewas, korban sempat menggelar pesta minuman keras (miras) jenis arak. Pesta miras ini digelar sebelum karnaval dimulai.

Korban mengikuti rombongan parade sound horeg setelah menenggak arak. Setelah menempuh jarak sekitar 1 kilometer dari garis start, tubuh korban mendadak oleng, lalu terkapar di atas aspal.

Korban terbaru adalah Slamet Timbang (57). Warga Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, itu tertimpa kanopi dan tembok saat mengantar istrinya ke apotek.

Insiden tragis itu terjadi di tengah suasana meriah gelaran karnaval dan parade sound horeg yang diselenggarakan pihak Desa Wringinagung, Sabtu (29/8), sekitar pukul 10.30 WIB.

Warga setempat, Ulum, menuturkan korban awalnya sedang berdiri di area apotek. Saat itu korban menunggu sang istri yang tengah membeli obat.

Namun, secara tiba-tiba, tembok bangunan dengan kanopi itu ambruk dan langsung menimpa tubuh korban.

"Korban pas menunggu istrinya beli obat. Tidak selang berapa saat, ada suara keras dan korban sudah tersungkur tertimpa tembok. Kondisinya meninggal di tempat," kata Ulum.

Dentuman keras akibat tembok yang roboh secara mendadak membuat warga sekitar dan para peserta karnaval panik. Warga bersama aparat kepolisian yang berada di lokasi kemudian mengevakuasi jenazah korban.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video 'Detik-detik Sound Horeg Tabrak Pos Kamling hingga Ambruk di Jember':

(dek/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini