600 WNI itu baru tiba di Jeddah dan mereka bersembunyi sementara hingga musim haji tiba. Demikian dilansir harian Arab News, Minggu (9/12/2007).
Penangkapan ini dilakukan setelah polisi mencurigai keberadaan jamah haji tersebut di dua bangunan tersebut. Polisi lalu menyamar dan terjadilah penangkapan tersebut. Semua jamaah yang ditangkap berasal dari Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guide yang membawa jamaah itu mengaku mendampingi para jamaah dari Jeddah yang ingin menunaikan ibadah haji ke Makkah. "Dia setuju menyusupkan mereka ke Makkah dan memberi mereka makanan dan akomodasi. Mereka tampaknya memberi bayaran yang bagus pada guide itu," kata seorang petugas Departemen Paspor.
Pemilik vila mengaku tak tahu menahu bahwa vilanya akan dihuni oleh orang yang melanggar ketentuan imigrasi.
"Saya tidak terlibat dalam masalah ini dan saya tidak tahu apa-apa tentang mereka.Saya menyewakan bangunan ini pada orang Indonesia untuk keperluan pribadi.SAya tidak pernah berpikir ternyata banyak orang yang ditampung di situ," kata pemilik vila yang enggan namanya disebut.
(nrl/gah)










































