"Kader-kader Golkar di Sumedang, umumnya di Jawa Barat harus memberikan kontribusi yang kongkrit untuk mendukung calon yang diusung partai yaitu Danny Setiawan," ujar Agung dalam sambutan pelantikan Dewan Pimpinan Kolektif Daerah Kosgoro 1957 di Sumedang, Jawa Barat, Minggu (8/12/2007).
Agung mengatakan, kekalahan pilkada lebih banyak disebabkan karena tidak bekerjanya mesin politik parpol ketimbang kuatnya kompetitor yang diusung parpol lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota DPR dari dapil VII Jawa Barat Yuddy Chrisnandi menambahkan, Golkar harus mempertahankan Jawa Barat sebagai lumbung suara. Selama penyelenggaraan pemilu, Jawa Barat selalu menjadi lumbung suara bagi Golkar. Dalam Pemilu 2004 saja Jabar menyumbang 24 kursi di DPR," ujar Yuddy.
Menurut Yuddy, jika pilgub Jabar gagal dimenangkan oleh Golkar, hal itu dapat mempengaruhi mental dan psikologis kader menjelang pemilu 2009.
Karena itu, salah satu kunci kemenangan adalah dengan mengusung pasangan calon yang tepat.
Menurut anggota Komisi I ini, duet Danny dalam pilgub nanti harus merupakan figur yang memiliki elektabilitas tinggi di masyarakat. Apakah cawagub itu berasal dari luar atau dalam parpol, menurut Yuddy, diserahkan kepada Danny.
"Kunci sukses Golkar dalam pilgub ada di tangan Pak Danny. Karena dia yang tahu siapa yang cocok bermitra dengannya," cetusnya. (rmd/gah)











































