Tapi jangan salah sangka dulu, 'Romantisme' ini adalah bagian dari bentuk protes terhadap pemerintah Cina yang dianggap masih belum peduli dalam masalah HAM, padahal pada tahun 2008 negeri tirai bambu ini akan menjadi tuan rumah olimpiade.
Liukan api di obor setinggi 1,5 meter itu bergerak mengikuti arah tiupan angin. Di antara obor dibentangkan spanduk oleh demonstran yang bernada kecaman pada pemerintah Cina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemasangan obor juga punya maksud tersendiri. Pada tanggal 4 Januari, Indonesia akan kedatangan obor HAM. Obor tersebut dibawa berkeliling dari benua ke benua sejak 9 Agustus 2007.
"Sekarang obor HAM berada di New Zealand," kata penanggung jawab acara Fadjar Pratikto.
Pantauan detikcom di lokasi yang berada di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2007), aksi tersebut berlangsung damai dan lancar. Pada pukul 20.00 WIB, aksi yang dimulai pukul 18.00 WIB pun berakhir. Sekitar 20 orang demonstran membubarkan diri dengan tertib.
Aksi tersebut dilakukan oleh aktivis Falun Gong dan Global Human Rights Efforts (Ghure). Mereka menilai Cina tidak pantas dijadikan tuan rumah Olimpiade 2008 karena punya masalah dalam isu HAM.
"Tidak pantas olimpiade diadakan di cina, Kecuali mereka telah memperbaiki kondisi HAM," tegas Sekretaris Ghure, Karnadi.
(gah/gah)











































