"Mudah-mudahan bisa," kata Dirut PT Pindad Adik Avian Soedarsono di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Minggu (8/12/2007).
Untuk memenuhi permintaan tersebut, PT Pindad akan meningkatkan produksi panser tiap bulannya. Strategi khusus pun akan disiapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Adik, saat ini pihaknya masih memiliki kendala dalam produksi panser. Namun, Adik berjanji masalah itu akan segera tertangani.
"Sudah dites, masih ada problem overheating dan itu akan dibetulkan lagi," katanya.
Untuk memproduksi 150 pabnser ini, lanjut Adik, PT Pindad memperkirakan akan menghabiskan biaya produksi di bawah Rp 1 triliun dari target Kalla 3 triliun. "Ini kan di bawah harga impor. Kira-kira miliaran lah. Tadi bapak minta Rp 1 triliun, tapi ini bisa miliaran," terangnya. (gah/gah)











































