Meriam jenis ME 105 buatan PT Pinbad itu baru saja disertifikasi oleh Dislitbang TNI AD akhir tahun 2006. Menurut tim Litbang PT Pindad, Hari Astyo Budi, meriam tersebut merupakan produk terbaru. Daya jangkaunya mencapai 10.500 meter yang cocok dipakai di darat maupun di kapal laut.
"Uniknya meriam ini bisa dipecah menjadi 13 bagian. Sehingga bisa bongkar pasang. Untuk bongkarnya hanya membutuhkan waktu 10 menit. Sementara untuk pasang paling lama hanya 15 menit. Kalau udah biasa sih cukup 5 menit saja," tutur Hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meriam bongkar pasang ini belum memproduksi massal meriam ini. "Produksi ini kan mahal, jadi kalau ada yang pesan saja baru kita produksi," jelas Hari.
Selain meriam 105, perusahaan senjata itu juga telah memproduksi lima senjata lainnya yang juga baru disertifikasi. Kelimanya yaitu SPR 2 kaliber 12.7 mm, SPR 3 kaliber 762 mm, PM 2 kaliber 9 mm, pistol serbu kaliber 556 dan senapan mesin 3 kaliber 556. "Semuanya belum diproduksi massal," pungkasnya.
(ern/ana)











































