"Menunya dari kita," ujar Maftuh dalam acara coffee morning dengan wartawan di kediamannya, Jl Widya Chandra III, nomor 12 A, Jakarta, Sabtu (8/12/2007).
Menurut Maftuh, selain Muasasah, katering bagi jamaah haji yang maktab (mondok) di Arafah dan Mina, berasal dari katering asal Arab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas bahkan menambah satu setengah kali jumlah porsi yang dihidangkan. Jadi yang dikhawatirkan kelaparan dapat dihilangkan," kata Maftuh yang didampingi Dirjen Penyelenggaraan haji dan umroh Slamet Riyanto.
Untuk jamaah haji di luar Mina dan Arafah, menurut Maftuh, akan dibekali uang cost living 1.500 riyal atau US$ 400.
"Mereka cari sendiri makannya, seperti beli roti di jalan itu 2 riyal. Itu murah," ujar Maftuh.
(nik/ana)










































