Peti jenazah yang ditutupi kain Merah Putih dimasukkan ke dalam liang lahat seiring dengan bunyi tembakan salvo yang diletuskan 8 prajurit di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2007) pukul 13.00 WIB.
Turut hadir mantan Wapres Try Sutrisno, mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, dan Wakil Ketua DPR asal FPDIP Soetardjo Soejogoeritno alias Mbah Tardjo.
Istri almarhum, Tjiptaningrum, yang menggunakan kursi roda dan berbusana putih tak kuasa menahan tangis saat menabur bunga ke liang lahat. Dia sampai harus dirangkul dan ditenangkan kerabat. Sementara putra dan putri almarhum tampak berusaha tegar.
Setelah liang lahat ditutup, inspektur upacara meletakkan karangan bunga, dilanjutkan oleh pihak keluarga yang diwakili putra almarhum, Amris Hassan.
"Kita kehilangan figur pendidikan yang dekat dengan siapa saja. Beliau mudah bersosialisasi dan beradaptasi dengan siapa saja. Semoga karya-karya beliau mendapat tempat yang semestinya, dan amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ucap Try Sutrisno saat meninggalkan pemakaman.
(sss/ana)











































