"Saya dipanggil oleh Pak Wapres bagaimana sistem prasmanan itu. Nah yang kita lakukan seperti yang dilakukan tentara dan pondok pesantren utamanya Pondok Pesantren Gontor," ujar Menag M Maftuh Basyuni.
Hal itu disampaikan Maftuh dalam acara coffee morning dengan wartawan di kediamannya, Jl Widya Chandra III, nomor 12 A, Jakarta, Sabtu (8/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kata Pak wapres itu sih bukan prasmanan. Jawab saya yang penting bukan bungkusan," imbuh Maftuh.
Dengan nasi yang dibungkus, lanjut dia, selalu ada kemungkinan nasi dapat basi.
Untuk sistem yang baru ini, kata Maftuh, pelayanannya akan lebih cepat dibanding sistem nasi kotak yang diterapkan pada musim haji tahun lalu.
"Kita pakai prasmanan karena kita ingin pelayanan pada jamaah. Ini juga nilai tambah," ujar Maftuh yang mengenakan batik coklat ini. (nik/ana)











































