Demikian disampaikan Dandim O609 Kab Bdg-Cimahi, Letkol Kavaleri Yanuar Adil saat dihubungi detikcom melalui telepon, Jumat (7/12/2007).
"Saya mendapat kabar 16.30 WIB dari Danramil kalau ada warga yang terkena peluru recoset. Lalu saya cek siapa yang sedang latihan, ternyata ada satu batalyon dari Jakarta yang sedang latihan," ujar Yanuar yang enggan mengungkapkan nama batalyon dari Jakarta tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jarak antara tempat latihan dengan lokasi tempat Akrom sedang di sawah, kata dia, sekitar 3 km. Hal itu, lanjutnya, bisa terjadi jika peluru recoset. "Senjata Ranpur yang dipakai latihan tadi yang kecil, dimana jarak efektif atau mematikannya adalah 1.500 meter," ujar Yanuar.
Meski menduga peluru yang mengenai lutut kiri Akrom dari salah satu batalyon dari Jakarta, namun Yanuar mengaku pihaknya masih menyelidiki.
"Ini masih kita selidiki apakah benar peluru itu dari batalyon yang sedang latihan atau tempat lain karena hingga kini proyektilnya masih belum ditemukan," kata dia.
Meski demikian, tambahnya, pihaknya akan bertanggung jawab untuk membiayai seluruh pengobatan korban. (ern/nvt)











































