Cerita berawal saat acara peringatan hari AIDS sedunia berlangsung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (7/12/2007).
SBY sedang berdialog dengan para pengidap HIV/AIDS. Seorang waria bernama Lenny Sutiharto, pemimpin LSM Srikandi Sejati, menuturkan, selama 9 tahun mengadakan bimbingan dan konseling, LSM-nya cukup berhasil. Namun di sisi lain, para pengidap HIV/AIDS tidak tahu harus berbuat apa ke depannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengarkan hal itu, SBY pun menjawab, "Perlu dilakukan langkah menyeluruh dan berlanjut terhadap mereka yang mengidap HIV/AIDS. Tidak hanya melakukan tes HIV, tapi harus dilakukan bimbingan konseling untuk meringankan beban mereka."
Setelah itu, SBY pun menginstruksikan Menkes untuk mencatat perkataannya.
"Tolong Ibu Menkes, ini dicatat," kata SBY.
Namun, Menkes Siti Fadilah Supari rupanya sedang asyik ngerumpi ria dengan Menkominfo Muhammad Nuh.
SBY pun memanggil kembali sang Menkes. "Ibu Menkes... Ibu Menkes," panggil SBY dengan nada lebih tinggi.
Siti pun akhirnya kaget dan melihat SBY. Dengan muka memerah, Siti menundukkan kepalanya.
"Ini, tolong dicatat langkah-langkah yang harus diperhatikan," lanjut SBY.
Siti pun manggut-manggut sembari mengambil catatan dan menulis.
Selesai mencatat, Siti beberapa kali memukul pelan lengan Menkominfo.
Para undangan yang hadir diam saja melihat adegan itu. Namun sejumlah wartawan yang melihat dan mendengar peristiwa tak kuasa menahan tawa geli. (ziz/sss)











































