Disangka Pengedar, Mobil Direktur Sekolah Antiteror Ditembaki

Disangka Pengedar, Mobil Direktur Sekolah Antiteror Ditembaki

- detikNews
Jumat, 07 Des 2007 14:31 WIB
Semarang - Empat anggota polisi menembaki sebuah mobil merek Avanza yang disangka ditumpangi pengedar narkoba. Ternyata, penumpangnya adalah Direktur Sekolah Antiteror, Lausther Cross!

Terdengar lima kali tembakan. Tiga tembakan ke udara, satu mengenai ban mobil, dan sisanya membentur dinding. Direktur Jakarta Center for Law and Enforcement Coorperation (JCLEC) di Semarang itu selamat.

Demikian pengakuan Kapolda Jateng, Irjen Dody Sumantyawan HS kepada wartawan di Mapolda, Jalan Pahlawan Semarang, Jum'at (7/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa salah tembak itu terjadi di Klaten, Minggu (25 /11/2007). "Sebelum itu, polisi menangkap tesangka pengedar narkoba. Dari pemeriksaan, jaringan mereka akan bertransaksi. Anggota pun bergerak," kata Dody.

Pada saat empat polisi menyanggong lokasi transaksi, sebuah mobil lewat dan berhenti. Sopir terlihat berbincang dengan seseorang.

Sesaat setelah mobil berjalan, polisi memberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Mobil tetap melaju. Polisi pun menembak ban dan badan mobil yang didesain anti peluru itu.

"Mungkin karena mobil itu berhenti, anggota mengira transaksi. Mobil tetap melaju dan penumpang tidak tahu ada tembakan," jelasnya.

Direktur JCLEC yang juga warga negara Australia itu sebetulnya hendak menghadiri hajatan kenalannya. Secara kebetulan dia lewat jalan sepi karena kesasar.

(try/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait