Terdengar lima kali tembakan. Tiga tembakan ke udara, satu mengenai ban mobil, dan sisanya membentur dinding. Direktur Jakarta Center for Law and Enforcement Coorperation (JCLEC) di Semarang itu selamat.
Demikian pengakuan Kapolda Jateng, Irjen Dody Sumantyawan HS kepada wartawan di Mapolda, Jalan Pahlawan Semarang, Jum'at (7/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat empat polisi menyanggong lokasi transaksi, sebuah mobil lewat dan berhenti. Sopir terlihat berbincang dengan seseorang.
Sesaat setelah mobil berjalan, polisi memberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Mobil tetap melaju. Polisi pun menembak ban dan badan mobil yang didesain anti peluru itu.
"Mungkin karena mobil itu berhenti, anggota mengira transaksi. Mobil tetap melaju dan penumpang tidak tahu ada tembakan," jelasnya.
Direktur JCLEC yang juga warga negara Australia itu sebetulnya hendak menghadiri hajatan kenalannya. Secara kebetulan dia lewat jalan sepi karena kesasar.
(try/nrl)










































