Update Karhutla: 3.947 Titik Panas di Kalteng, 2.825 Hotspot di Kalbar

Update Karhutla: 3.947 Titik Panas di Kalteng, 2.825 Hotspot di Kalbar

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 27 Agu 2026 17:15 WIB
Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026). BNPB mencatat luas laha
Ilustrasi. pemadaman kebakaran hutan di Kalbar (Foto: ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)
Jakarta -

Sejumlah titik panas (hotspot) masih ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hotspot terbanyak berada di Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Untuk situasi terkini, di mana di Kalimantan Barat jumlah hotspot naik sebanyak 215, sehingga hotspot yang ada saat ini menjadi 2.825. Kemudian jarak pandang di bawah 1 km. Untuk Kalimantan Tengah, hotspot juga naik sebesar 1.837 menjadi 3.947, jarak pandang sebesar 4 km," ujar Plt Kapusdatin BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Kamis (27/8/2026).

Berton melaporkan hotspot di Kalimantan Selatan naik 262 titik dibandingkan Rabu (26/8), sehingga jumlah titik panas menjadi 1.079, dengan jarak pandang di atas 7 km.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, hotspot di Sumatera Selatan turun 263 titik, sehingga jumlah hotspot yang ditemukan menjadi 1.175. Jarak pandangnya mencapai 8 km.

Penurunan jumlah hotspot juga terjadi di Riau dan Jambi. Di Riau, titik panas turun 157 sehingga kini tersisa 68 hotspot. Sedangkan di Jambi turun 92 titik, sehingga total hotspot menjadi 42.

"Kita berharap (titik panas) yang ada di Sumatera dan di Kalimantan turun secara signifikan dan bahkan menjadi normal," kata Berton.

Lihat juga Video: Penampakan dari Udara Kabut Asap Selimuti Kota Jambi

(isa/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini