Polda Metro dan Kodam Jaya Apel Kesiapan Pelayanan Masyarakat di DPR-Monas

Polda Metro dan Kodam Jaya Apel Kesiapan Pelayanan Masyarakat di DPR-Monas

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Kamis, 27 Agu 2026 09:19 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan soal temuan 995 pucuk airsoft gun di sekolah swasta Pondok Pinang, Jaksel, Jumat (7/8/2026).
Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar apel kesiapan pelayanan masyarakat pagi ini. Kegiatan apel digelar bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran sejumlah agenda masyarakat yang berlangsung di sejumlah titik.

Polda Metro Jaya mencatat ada sejumlah agenda yang berlangsung di wilayah hukumnya pada Kamis (27/8/2026). Di antaranya 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 18 kegiatan masyarakat lainnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, khusus kegiatan penyampaian pendapat dijadwalkan berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain Gedung DPR/MPR RI, Silang Selatan Monas atau seberang Gedung Danareksa, Taman Pandang Silang Monas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab," ujar Kombes Budi Hermanto.

Pada saat yang sama, beragam agenda olahraga, pameran, seni dan hiburan, organisasi, hingga produksi perfilman juga berlangsung di sejumlah wilayah. Beberapa di antaranya ialah Piala Soeratin U-15 di Klender, International Battery Summit 2026 di JIExpo Kemayoran, Kejuaraan Nasional Karatedo Gojukai di GOR Ciracas, APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD City, serta Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2.

ADVERTISEMENT

Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di Gedung DPR/MPR RI. Personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi guna mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan.

Dalam pelaksanaan tugas, seluruh personel diarahkan untuk mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan dan kondisi di lapangan.

Polda Metro Jaya mengimbau peserta penyampaian pendapat agar menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta menghormati hak masyarakat lain yang menggunakan ruang publik. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati," pungkasnya.

Simak juga Video 'Polda Metro Imbau Massa Demo 27 Agustus Tak Rusak Fasilitas Publik':

(mea/yld)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini