"Mereka (KPK) memang tidak jelaskan secara detail. Tapi mereka katakan ada pengakuan pemberian. Artinya sudah ada unsur pemberian. Dengan arah telah terjadi gratifikasi," kata Wakil Ketua BK Gayus Lumbuun di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/12/2007).
Namun Gayus enggan menyebutkan tempat, jumlah, dan nama pemberi hadiah tersebut. Dia hanya menyebutkan indikasi para penerima sudah terdeteksi oleh KPK dan itu akan disesuaikan dengan rekaman kaset yang sedang diusut BK.
"Sudah ada temuan pemberian dalam BAP. Kami akan terus telusuri, jadi indikasi pemberian uang BI ke DPR jelas-jelas terjadi," tegasnya.
(mly/nrl)











































