Wanita di Sulbar Tewas Akibat Dipaksa Aborsi, Mayat Hendak Dibuang Pacar

Wanita di Sulbar Tewas Akibat Dipaksa Aborsi, Mayat Hendak Dibuang Pacar

Abdy Febriady - detikNews
Rabu, 26 Agu 2026 18:08 WIB
Polisi melakukan olah TKP kasus seorang pria hendak membuang mayat kekasihnya di Polman.
Polisi melakukan olah TKP kasus seorang pria hendak membuang mayat kekasihnya di Polman. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Seorang wanita berinisial DI (26) tewas setelah meminum obat aborsi yang diberikan pacarnya, AF (23), di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kasus terungkap saat pelaku ketahuan hendak membuang mayat korban yang telah dibungkus menggunakan kasur.

Kasus bermula ketika pelaku AF memesan obat aborsi setelah mengetahui korban hamil. AF kemudian membeli obat aborsi secara online seharga Rp 2 juta pada Kamis (20/8/2026), sekitar pukul 16.00 Wita.

"Sebenarnya sudah pesan dari dua bulan lalu (obat aborsi) melalui online," ungkap Kapolres Polman AKBP Zaky Maghfur, dilansir detikSulsel, Rabu (26/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban lalu melakukan aborsi atas permintaan pacarnya di rumah teman pelaku di BTN Matakali, Minggu malam (23/8), sekitar pukul 23.00 Wita. Proses aborsi dilakukan korban menggunakan obat yang diberikan pelaku.

"Kebetulan dua hari yang lalu kejadiannya, si korban dikasih obat penggugur kandungan melalui mulut selebihnya dimasukin melalui kelamin," tutur Zaky.

Nahas, beberapa jam setelah menggunakan obat tersebut, korban lalu kejang hingga akhirnya meninggal dunia, Senin (24/8) dini hari.

Warga yang merasa curiga akhirnya melaporkan itu kepada pihak berwajib, Rabu (26/8) dini hari. Polisi kemudian datang ke lokasi melakukan pemeriksaan. "Setelah diperiksa, ketahuan kalau yang diikat itu ternyata jenazah. Saat dibuka ada jenazah wanita dan ada bayinya," terang Zaky.

Baca berita selengkapnya di sini.

Simak juga Video 'Miris, Siswi SMP di Sumut Dibunuh Pacar Karena Minta Obat Aborsi':

(rdp/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini