Menakar Efek Domino Karhutla

detikSore

Menakar Efek Domino Karhutla

20detik Signature - detikNews
Rabu, 26 Agu 2026 14:45 WIB
Jakarta -

Beberapa wilayah masih berjibaku dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tidak hanya di titik-titik yang memiliki hotspot, wilayah lain juga terdampak efek kebakaran, yaitu serangan asap.

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mengungkapkan jika karhutla kali ini sudah berada di level tertinggi dibandingkan dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya. Dirinya bahkan menyebut jika angka yang diperoleh saat ini masih berpotensi meningkat.

"Kalau dilihat dari sisi puncak El Nino, maka bisa diperkirakan jika luasan karhutla akan terus meningkat. Sebab, puncak El Nino masih akan terjadi pada September mendatang," kata Daniel dalam detikSore, Senin (24/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lain pihak, pemerintah terus mengebut pemadaman api. Dalam kunjungannya ke Riau pada Senin (24/8) lalu, Presiden Prabowo memimpin langsung rapat koordinasi dengan sejumlah lini dalam rangka penanganan karhutla.

Mengutip detikSumut, dirinya menyebut jika penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah pun menargetkan seluruh titik karhutla dapat ditangani dan diselesaikan dalam waktu satu hingga dua minggu mendatang. Prabowo mengatakan pemerintah telah mengerahkan kekuatan besar untuk mempercepat proses pemadaman. Berbagai sarana dan personel dikerahkan, mulai dari puluhan helikopter, belasan pesawat, ratusan bor air dan pompa air, hingga ribuan petugas di lapangan.

Di balik usaha penanganan karhutla ini, muncul momok baru yang akan segera dihadapi Indonesia, yaitu dampak ekologis. detikSore akan mengulas lebih dalam sejauh mana karhutla mempengaruhi ketimpangan ekologi serta efek domino lain yang disebabkan peristiwa ini. Menghadirkan Pakar Forensik Lingkungan IPB, Bambang Hero Saharjo, simak diskusinya dalam detikSore!

Jelang petang nanti, detikSore akan mengulas topik kesehatan yang sering dialami oleh pria. Gangguan saluran kemih, prostat, dan ginjal merupakan masalah kesehatan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Keluhan seperti nyeri pinggang, sering buang air kecil, rasa tidak tuntas, anyang-anyangan, hingga urine berdarah sering kali, dianggap sebagai keluhan ringan dan dibiarkan tanpa pemeriksaan lebih lanjut. Padahal, keluhan tersebut dapat menjadi tanda adanya batu saluran kemih, infeksi, pembesaran prostat, maupun gangguan fungsi ginjal. Tidak hanya membahas penyebab, detikSore juga akan menghadirkan solusi bagi mereka yang tengah mengalaminya. Menghadirkan dr. Boyke Budiman Sumantri, Sp.U, ikuti ulasannya dalam detikSore!


Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.

"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"

(vys/gub)


Berita Terkait