Gusti Moeng Buka Suara Usai Dipolisikan Kubu PB XIV Purbaya Terkait Gamelan

Gusti Moeng Buka Suara Usai Dipolisikan Kubu PB XIV Purbaya Terkait Gamelan

Tara Wahyu NV - detikNews
Rabu, 26 Agu 2026 13:19 WIB
Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, GRAy Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, ditemui di Keraton Solo, Rabu (26/8/2026).
Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, GRAy Koes Moertiyah Wandansari (Tara Wahyu NV/detikJateng)
Jakarta -

Pengangeng Sasana Wilapa kubu Paku Buwono XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay, melaporkan Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, Gray Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, ke Polres Kota Solo atas dugaan pencurian tiga set gamelan Sekaten. Gusti Moeng buka suara atas laporan tersebut.

Gusti Moeng mengaku tidak keberatan dan akan mengikuti proses yang berjalan. Dia mempersilakan pihak pelapor menempuh jalur hukum.

"Alah, ya biarkan saja lapor. Kalau dia merasa perlu lapor, ya biar saja. Nanti bagaimana jalannya, kita tinggal tunggu saja," kata Gusti Moeng di Keraton Solo, Rabu (26/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia membantah telah mencuri gamelan. Dia mengatakan gamelan-gamelan tersebut tidak hilang, melainkan dipindahkan karena adanya rencana revitalisasi bangunan.

ADVERTISEMENT

"Lha itu gamelannya di sana, yang dua di sana ditabuh (dimainkan). Ada di sana. Sebetulnya waktu itu rekan-rekan (media) juga ada kan saat saya mengeluarkan dari Gedhong itu," ungkapnya.

Gusti Moeng membeberkan alasan pemindahan alat musik tradisional tersebut. Menurutnya, kondisi bangunan tempat penyimpanan gamelan di sisi timur sudah mengalami kerusakan parah atau jebol.

"Gedhong itu sudah sebelah sisi timur mepet Ndalem Parangkarsa itu memang sudah jebol. Sebetulnya sudah mau kami pindahkan lama," jelasnya.

Dia menyampaikan pemindahan gamelan dilakukan bertepatan dengan rencana proyek revitalisasi yang semula dijadwalkan mulai awal Agustus. Namun, karena prosedur tender, pengerjaan fisik sedikit mengalami penundaan.

Ia kembali menekankan bahwa tuduhan pencurian tersebut tidak benar.

"Jadi kalau tuduhannya itu tidak benar, ya lihat saja nanti," pungkasnya.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Kala Mahasiswa KKN Belajar Menabuh Gamelan dari Pak Djimin

(dek/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini