Demikian pendapat Menhan Juwono Sudarsono saat menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (6/12/2007) di Istana Negara, Jl Vetaran, Jakarta.
"Pertimbangan saya dari sisi Dephan, selama kesejahteraan prajurit belum memadai, maka akan ada kerawanan tarik menarik kepentingan antarparpol," ujarnya kalem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, siapa pun nanti yang akhirnya dilantik sebagai Panglima TNI, ia yakin jajaran TNI dan Dephan akan konsisten terhadap agenda itu. Termasuk larangan untuk tidak terlibat dalam setiap kegiatan politik praktis bagi setiap prajurit TNI yang masih aktif.
"Siapa pun panglimanya, dari angkatan mana pun, TNI dan Dephan bertekad konsisten dengan reformasi," tegas profesor bidang sosiologi ini. (lh/sss)











































