"Saat ini ada 850 proyek CDM di 49 negara berkembang, tapi hanya 23 proyek di Afrika, inilah waktunya untuk melebarkan proyek-proyek tersebutkepada Afrika," tutur Sekjen UNFCCC Yvo de Boer dalam jumpa pers di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Kamis (6/11/2007).
Melalui mekanisme pembangunan bersih (CDM) ini, maka proyek-proyek yang bersifat mengurangi emisi gas rumah kaca dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan dapat menghasilkan CERs (Certified Emission Reduction Credits) yang bisa dijual. Jadi CERs ini bisa digunakan oleh negara-negara yang ikut berkomitmen dalam Protokol Kyoto untuk mendapatkan porsi dari kewajiban mereka di dalam protokol tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator Utama UNDP untuk Fasilitas Lingkungan Yannick Glemarec mengatakan, UNDP menyadari perubahan iklim akan berdampak sangat buruk bagi negara berkembang. "Proyek CDM yang telah kami luncurkan Oktober lalu adalah di Etiopia, Kenya, Mauritius, Mozambik, Tanzania dan Zambia. Pemerintah Spanyol, Swedia dan Finlandia telah berkontribusi dengan total nilai US$ 1,5 juta untuk proyek CDM," jelasnya.
>
(dnl/iy)










































