Duh! Ramainya Kejagung Seharian Periksa 14 Saksi Korupsi

Duh! Ramainya Kejagung Seharian Periksa 14 Saksi Korupsi

- detikNews
Kamis, 06 Des 2007 17:12 WIB
Jakarta - Entah aparat penegak hukum yang sedang giat memberantas korupsi atau jumlah koruptornya yang semakin banyak. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari, jaksa yang berkantor di Gedung Bundar Kejagung memeriksa 14 saksi. Duh ramainya!

Jaksa di Gedung Jampidsus, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2007) ini memang menangani kasus yang berbau korupsi. Ada 14 saksi yang diperiksa dalam tahap penyelidikan ataupun penyidikan.

Beberapa nama yang diperiksa ada yang mantan pejabat. Mereka antara lain eks Dirut PT Bank Mandiri ECW Neloe, konglomerat Anthony Salim, mantan Kepala BPPN Ary Suta, dan mantan Menteri Pertanian era BJ Habibie, Soleh Salahuddin.

"Semua perkara 14 orang, termasuk perkara Neloe yang diperiksa di LP Cipinang," kata Direktur Penyidikan M Salim di kantornya.

Dalam penyelidikan BLBI, lanjut Salim, penyidik meminta keterangan obligor BLBI Anthony Salim dan Kepala BPPN Ari Sutha. Keduanya pun masih dimintai tim penyelidik.

Sedangkan eks Mentan Soleh Salahuddin bersama istrinya dimintai keterangan dalam penyelidikan kasus dugaan suap yang dilakukan perusahaan asal Amerika Monsanto Company kepada 140 pejabat di Indonesia.

Selain itu, menurut Salim, ada juga 4 orang yang dimintai keterangan untuk kasus Bulog. "Untuk Bulog, 4 orang semuanya datang dalam kasus tukar menukar beras turun mutu. Namanya saya nggak hapal. Jadi 14 orang kita periksa hari ini," pungkasnya. (mly/sss)


Berita Terkait