Kasus Tukar Beras Turun Mutu Bulog Diselidiki Kejagung

Kasus Tukar Beras Turun Mutu Bulog Diselidiki Kejagung

- detikNews
Kamis, 06 Des 2007 16:35 WIB
Jakarta - Pada tahun 2002-2003, Bulog di bawah pimpinan Widjanarko Puspoyo menukar beras yang dinilai jelek. Padahal informasi yang diperoleh Kejagung, beras tersebut masih bagus.

"Sehingga diduga terjadi penyimpangan. Ini perkara baru, kasus kelima atau keenam Bulog," kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus M Salim di Gedung Bundar Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis (6/12/2007).

Dijelaskan dia, 4 orang diperiksa hari ini terkait kasus dugaan penyimpangan pertukaran beras Bulog. Mereka adalah mantan panitia penilaian beras luar negeri yang turun mutu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua untuk kasus tukar menukar turun mutu. Namanya saya nggak hapal," kilah Salim saat ditodong menyebutkan nama-namanya. Dia juga mengelak saat dikonfirmasi kasus ini kembali membidik mantan Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo.

Disampaikan dia, kasus ini dalam tahap penyelidikan, sedangkan dugaan kerugian negara masih dihitung. Namun tidak dijelaskan siapa pihak lain yang dimaksud dalam kasus ini.

"Ya ke pihak lain, ada yang dalam, ada yang luar, itu yang masih kita selidiki," ujarnya.

Ada kaitannya dengan kasus ekspor beras Afrika? "Oh ini beda. Ini kasus baru lagi," ucap Salim. (sss/ana)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait