Informasi dari TMC Polda Metro Jaya menyebutkan, aksi unjuk rasa para sopir dan kenek ini dipicu oleh penambahan satu armada Kopaja 614 sejak lima hari yang lalu.
Menurut Andi, salah satu sopir, saat ini jumlah armada sudah penuh. Sebelumnya, dengan 49 armada, yang beroperasi hanya 35 armada, itu pun susah mengejar setoran. "Apalagi ditambah armadanya," kata Andi yang mengaku sudah 17 tahun jadi sopir Kopaja.
Hingga kini belasan bus Kopaja 614 masih ngetem di selatan Terminal Pasar Minggu. Akibatnya, banyak penumpang yang kecele. (mar/nrl)











































