Ide Sekolah Perang Bagus, Tapi Perlu Dikaji Lagi

Ide Sekolah Perang Bagus, Tapi Perlu Dikaji Lagi

- detikNews
Kamis, 06 Des 2007 15:41 WIB
Jakarta - Jenderal TNI Djoko Santoso dalam uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI mengatakan ide untuk membuat sekolah perang di hadapan Komisi I DPR. Departemen Pertahanan menilai ide tersebut bagus, tapi perlu pengkajian lebih mendalam.

"Saya rasa, sudah dibahas degan Propatria dan CSIC. Saya akan mengkaji dulu, sekolah itu dari segi konsep bagus, tapi dari segi pelaksanaan, anggaran dan administrasi butuh kajian," kata Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai memberikan penghargaan kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama kepada Panglima Angkatan Bersenjata Filipina, Jenderal Hermogenes C Esperon Jr di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (6/12/2007).

Djoko Santoso dalam fit and proper test di Komisi I DPR, Rabu (5/12/2007) kemarin, menyatakan keinginannya membuat semacam sekolah perang, yang bisa diikuti semua kalangan, baik sipil maupun militer. Ide ini sejalan dengan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta yang diatur dalam UU, guna mempersiapkan bila ada serangan mendadak dari luar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Juwono, bila memang ingin membuat sekolah perang seperti itu lebih baik ditempatkan di Sekolah Komando. "Lebih baik di sana dikembangkan ilmu itu. Ada usul akan diambil oleh Dephan. Tapi, lihat dulu anggarannya, jangan buat sekolah or organisasi karena niat besar, namun tidak ada kemampuan nyata, yakni financial. Nanti ini coba dikaji, dikaitkan dengan RUU Komponen Cadangan. Kalau bisa dikaitkan, tidak perlu membuat organisasi lagi," jelasnya. (zal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads