Segitiga Terumbu Karang Mampu Atasi Perubahan Iklim

Segitiga Terumbu Karang Mampu Atasi Perubahan Iklim

- detikNews
Kamis, 06 Des 2007 15:25 WIB
Jakarta - Pembentukan segi tiga terumbu karang atau Coral Triangle Inisiative (CTI) bermanfaat mengatasi makin parahnya kerusakan laut akibat badai tropik dan tsunami yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.

Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi pada jumpa pers usai acara "Senior Official Meeting (SOM) dan Stakeholders Meeting of Coral Triangle Inisiative (CTI) di Melia Resort, Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (6/11/2007).

"Keberadaan area segitiga terumbu karang juga perlu dijaga karena memiliki fungsi mendukung mata pencaharian alternatif dan keamanan makanan masyarakat di wilayah sekitar serta daya tarik wisatawan," kata Fredy

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lokasi terumbu karang segitiga ini terdapat di antara enam negara, yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia, Papua New Guinea (PNG), kepulauan Solomon dan TimOr Leste.

Luas segitiga terumbu karang yang masuk dalam CT-6 mencapai 75.000 km persegi serta memiliki lebih dari 500 spisies terumbu karang serta dihuni lebih dari 3000 spisies ikan.

Keberadaan segitiga terumbu karang itu dikenal di dunia sebagai sebutan 'Amazon of the seas'Β  karena memiliki keanekaragaman hayati paling kaya di planet bumi.
Β 
Terumbu karang ini menjadi sumber pangan bagi 120 juta penduduknya, lokasi pemijahan ikan tuna, serta akan terjadi perputaran uang mencapai 2,3 miliar dolar AS per tahunnya.

Acara Senior Official Meeting (SOM) dan Stakeholders Meeting of Coral Triangle Inisiative (CTI) adalah kelanjutan deklarasi APEC di Sydney, Australia pada 9 September lalu. Peserta APEC menyambut positif atas inisiatif Indonesia meluncurkan Coral Triangle Inisiatives on Coral Reef, Fosheries and Food Security. Penandatanganannya akan dilakukan pada konferensi kelautan dunia (world Ocean conference/WOC) tahun 2009 di Manado.
Β 

(gds/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads