Ledakan gas itu terjadi tepat setelah tengah malam di tambang Ruizhiyuan di Kota Linfen, area pertambangan besar batu bara di Provinsi Shanxi. Demikian disampaikan Badan Keselamatan Tambang Negara seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/12/2007).
"13 Pekerja tambang telah diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan darurat, 40 orang ditemukan tewas dan 74 terjebak," demikian pernyataan badan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertambangan batu bara Cina termasuk yang paling berbahaya di dunia. Standar keselamatan kerap kali diabaikan demi mengejar keuntungan dan keinginan untuk memenuhi permintaan energi negara itu yang sedang melonjak.
Menurut data resmi pemerintah, lebih dari 4.700 petambang batu bara tewas di Cina tahun 2006 lalu. Namun menurut sejumlah organisasi tenaga kerja independen, jumlah sebenarnya mencapai 20 ribu kematian tiap tahunnya. Menurut mereka, banyak insiden yang ditutup-ditutupi. (ita/nrl)











































