"Contohnya kemarin Australia mau kasih US$ 200 juta. Tapi mana," kata Emil dalam jumpa pers di sela-sela konferensi perubahan iklim di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, (6/12/2007).
Menurut Emil, negara-negara berkembang termasuk Indonesia sudah menunjukkan action untuk mengurangi emisi gas buang. Salah satu contoh di Indonesia adalah proses pengalihan BBM menjadi biofuel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak dapat dipungkiri negara berkembang butuh sokongan berupa dana atau teknologi untuk terus mengurangi emisi karbon. Namun meski begitu, Emil menegaskan jangan sampai Indonesia terkesan seperti mengemis.
"Giliran ada uang yang terlibat negara maju kikir. Itu yang bikin jengkel," ungkapnya.
Oleh karena itu, Emil mengatakan, akan terus mendesak negara maju mewujudkan komitmennya. Negara maju paling bertanggung jawab mengurangi emisi karena revolusi industri lebih dulu terjadi di sana. "Kalau Anda ketemu delegasi negara maju coba tagih mana komitmennya," kata dia kepada wartawan. (gah/asy)











































