Pesan Menhan untuk Calon Panglima TNI

Pesan Menhan untuk Calon Panglima TNI

- detikNews
Kamis, 06 Des 2007 14:06 WIB
Jakarta - Meski masih berstatus sebagai calon Panglima TNI, KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso sudah kebanjiran pesan. Salah seorang pemberi pesan adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono.

"Untuk pengembangan kekuatan, dari segi anggran saya ingin ada efisiensi dan koordimasi yang baik antar tiga angkatan bersenjata," ujar Juwono.

Pesan tersebut ia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya sebelum diterima Presiden SBY, Kamis (6/12/2007) di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, mengaku tidak kaget bila KSAD Djoko Suyanto berhasil lulus dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR. Sebab memang tidak mungkin TNI mengajukan calon yang belum teruji benar kapabilitas dan integritasnya.

"Ya iya lah. Setiap kepala staf pasti eligible, nggak mungkin lah nggak lulus tes. Kecuali kalau ada kasus atau korupsi dan sebagainya. Tapi kalau ada kan gak mungkin dia jadi kepala staf," ujarnya.

Menyinggung tantangan Komisi I DPR agar Panglima TNI mengundurkan diri bila terbukti berbohong dalam kasus dugaan KKN proyek pengadaan 35 unit ambulans, Djoko menganggapnya hal wajar. Ia juga ditanya serupa saat uji kepatutan dan kelayakannya dulu.

"Untuk mundur itu kan ada evaluasi, lalu ada presiden yang menentukan. Ya lihat dululah apa kasusnya," imbuh perwira tinggi yang berulang tahun ke-58 pada 2 Desember kemarin. (lh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads