Sebanyak 200 warga mengatasnamakan Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) merapatkan barisan di Kabupaten Bangkalan. Mereka menyuarakan dukungan penuh terhadap program-program prioritas nasional Presiden RI Prabowo Subianto.
Ratusan massa mengatasnamakan RMP4 itu berasal dari berbagai latar belakang; mulai dari tukang becak, buruh bangunan, buruh peternakan lele, sopir, hingga karyawan penjualan produk atau salesman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran warga RMP4 di Kabupaten Bangkalan itu sebagai respon atas gelombang aksi penolakan MBG yang digelar mahasiswa di dekat kawasan Bundaran HI, Jakarta pada 18 Agustus 2026 lalu.
Korlap Aksi RMP4, Mahrus Ali mengungkapkan, warga Madura sangat mendukung terhadap program MBG karena sangat dibutuhkan anak-anak. Karena itu, dibutuhkan evaluasi tata kelola termasuk melakukan evaluasi terhadap seluruh SPPG.
"Bukan Program MBG nya yang harus dihentikan, namun pengawasan SPPG harus lebih ditingkatkan karena Program MBG sangat dibutuhkan anak-anak kami," ujar Mahrus.
Upaya mendukung keberlangsungan program-program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto tidak semata digelar melalui aksi spontan oleh masyarakat RMP4 di Kabupaten Bangkalan. Namun juga siap bertolak ke Jakarta untuk memberikan dukungan penuh kepada program-program prioritas presiden.
"Tanggal 27 Agustus, kami akan berangkat dari Madura ke Jakarta untuk menggelar aksi damai, jaga Jakarta, jaga Indonesia. Kami akan siapkan 500 tiket saat pemberangkatan nanti," pungkasnya.










































