"Saya minta kritikan itu jangan berhenti. Saya lebih baik dikritik daripada didiemin. Kalau dikritik itu disayang," kata Direktur Penuntutan pada Jampidum ini saat ditemui di ruang kerjanya di lantai 4 Gedung Jampidum Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis (6/12/2007).
Dia menganggap keputusan Komisi III DPR memilihnya sebagai ketua KPK sebagai amanah. Sementara kritikan dan sorotan dihargainya sebagai kontrol agar kinerjanya lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga mengaku akan menciptakan hubungan baik dengan pihak mana pun, termasuk LSM yang menyorotinya negatif. Padahal selama ini LSM kerap memberikan informasi dan masukan mengenai kasus korupsi kepada KPK.
"Saya akan berhubungan baik dengan siapapun, apakah itu LSM, lembaga negara, lembaga non departemen, siapapun yang ingin berkontribusi. Kritikan bisa kita adopsi untuk mengetahui apa yang menjadi denyut masyarakat untuk pemberantasan korupsi," ucap Antasari.
Mengenai program dan target kerja, dia menganggap masih terlalu dini untuk disampaikan. Apalagi dirinya belum dilantik.
"Nantilah. Belum dilantik sudah ngomong macem-macem, rasanya nggak pas. Tapi yang jelas saya akan transparan," janji Antasari. (sss/nrl)











































