Lokasi pengerjaan saluran air pertama yang disidak Foke pada Kamis (6/12/2007) pagi ini adalah di Jl Teuku Umar. Tanah berceceran sampai ke jalan memberi kesan jorok. Foke langsung menegur Kepala Dinas PU Wisnu Subagyo.
"Ini pengerjaannnya nggak rapi. Tanah berceceran di mana-mana. Itu sampai kena pagar orang. Ini harusnya pengawasnya lebih peka, nggak boleh nih kaya gini," kata Foke pada Wisnu. Wisnu hanya menjawab, "Siap Pak, siap Pak."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini contoh pekerjaan yang nggak keliru. Ya dia memenuhi bestek (standar kerja dan syarat-syarat)," ujar Foke. "Yang nggak benar tuh yang dekat rumah saya tadi (Jl Teuku Umar). Dia tidak memenuhi bestek itu.
Yang salah pemborongnya. Pemborongnya sudah kena 2 kali SP. Kalau 1 kali lagi kena SP, diberhentikan pengerjaannya," tambahnya.
Kemudian rombongan Foke berhenti di perempatan Jl Petojo Selatan 7. Di situ Foke melihat galian besar yang cukup mengganggu lalu lintas jalan.
"Ini apaan, nih?" tanyanya kepada Wisnu.
"Oh, ini Pak, ini longsor. Kemarin pas digali tiba-tiba longsor," jawab Wisnu.
Kemudian datang pimpinan proyek galian tersebut. "Pak saya ini kontraktornya pekerjaan di sini. Kemarin di sini longsor. Pas digali tiba-tiba longsor jadi kita hentikan dulu," adunya pada Foke.
"Ini kan berarti masalahnya koordinasi. Ini sebelum digali koordinasi dulu, jangan sampai kaya gini. Kalau kaya gini, yang rugi siapa? Kan masyarakat. Jadi lambat pengerjaannya. Pak Wisnu, ini kontraktornya harus urusan panjang sama Pak Wisnu," semprot Foke.
"Iya, Pak. Iya Pak. Nanti sore Pak kita akan koordinasikan," jawab Wisnu lagi.
"Ini juga ternyata keliru. Saya minta ini pengawasannya lebih ketat. Saya minta kontraktor juga lebih benar pekerjannya. Setidaknya masyarakat yang ngomel karena macet bisa berkurang," ucap Foke.
Tidak hanya sampai di situ, Foke meninjau pembangunan jalan di Kyai Tapa. Kali ini yang ditegur Kadishub DKI Nurachman.
"Pak Nurachman, ini kapan selesainya?" tanya Foke.
"Nanti Pak, bulan ini semuanya akan selesai," jawabnya.
"Busway kapan akan dioperasikan?" Tanya Foke lagi.
"Kira-kira Februari, Pak. Busway akan lewat fly over. Nanti yang koridor III yang dari Tomang akan dipindahkan ke sini," ucapnya.
"Ini nanti pengerjaan jalannya tahun ini akan selesai. Biar lebih cepat dan tidak macet lagi. Kalau ini sudah selesai, nanti genangan air tidak ada lagi," ungkap Foke kali ini pada wartawan yang mengikutinya. "Nanti kontraktor nakal berkali-kali akan diblacklist!" tegas Foke.
(ana/mly)











































