"Itu menyelinap dari samping, kalau dari depan tentu tidak bisa. Karena mesti lewat security," kata Kepala Administrator Bandara Soekarno-Hatta Herry Bhakti saat dihubungi per telepon, Kamis (6/12/2007).
Aksi Nano ini dilakukan pada Rabu 5 Desember. Saat itu dengan gaya meyakinkan dia bebas saja naik pesawat. Namun karena terlihat mencurigakan saat di dalam pesawat, hal ini memancing pramugari untuk menanyakan tiket yang dimilikinya. Nano tidak bisa menjawab, dia pun lantas dijemput petugas keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nano diketahui telah mengambil baju sekuriti Angkasa Pura II dan sejumlah uang dari pos keamanan. Dia pun diduga menyusup melalui pintu depan, padahal di sana ada petugas yang selalu memeriksa setiap penumpang yang masuk.
"Dia kalau ditanya ngaco melulu. Kita masih memeriksa dan nanti baru diserahkan ke polisi," tandas Herry. (ndr/rmd)










































