Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jakarta kembali dilakukan besok. Pramono menyebutkan ada potensi awan yang bisa dimanfaatkan untuk pelaksanaan OMC.
"Kalau enggak ada awan, enggak mungkin bisa untuk di-OMC. Dalam melakukan OMC, contohnya nanti hari Jumat besok, itu akan ada awan kembali. Saya sudah perintahkan untuk hari Jumat karena ada awan, maka segera dipersiapkan untuk besok diterbangkan," kata Pramono di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).
Pramono mengatakan pelaksanaan OMC tidak menjamin hujan pasti turun setelah penyemaian dilakukan. Dia menyebutkan Pemprov DKI sebelumnya sudah beberapa kali melakukan penerbangan untuk OMC, tetapi tidak selalu menghasilkan hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, kalau diterbangkan, apakah terjadi hujan atau enggak, itu bukan belum jaminan. Kami sudah berkali-kali juga menerbangkan enggak ada hujan," ujarnya.
Meski demikian, Pramono menilai upaya tersebut tetap perlu dilakukan ketika kondisi cuaca memungkinkan. Dia mengatakan OMC merupakan salah satu ikhtiar untuk mengoptimalkan potensi hujan.
"Bahwa hujan itu ciptaan Tuhan, ya pasti saya setuju ciptaan Tuhan. Tetapi kalau kemudian tidak ada upaya untuk itu, menurut saya juga enggak baik," jelasnya.
Pramono mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca, besok terdapat potensi hujan gerimis. Karena itu, dia berharap OMC dapat membantu meningkatkan intensitas hujan tanpa menimbulkan dampak banjir.
"Di ramalan cuaca juga diramalkan akan ada hujan gerimis. Kan lebih baik kalau kemudian dari hujan gerimis ditambahi garam dan atau apa pun lah, itu menjadi hujan yang lebih deras dan bermanfaat bagi masyarakat, yang paling penting jangan banjir, itu aja," imbuhnya.
Simak juga Video: Jakarta Diguyur Hujan, Pramono Ungkap Telah Lakukan Modifikasi Cuaca










































