Mencari Air di Daerah Minus dengan Deteksi Nuklir

Mencari Air di Daerah Minus dengan Deteksi Nuklir

- detikNews
Rabu, 05 Des 2007 17:18 WIB
Jakarta - Daerah minus air bisa melirik potensi air tanah yang berada di kedalaman lebih dari 100 meter. Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menawarkan kerjasama untuk melacak air tanah dengan deteksi nuklir.

"Kalau ada daerah yang minta ya kita lakukan," kata Kepala Batan, Hudi Hastowo, dalam jumpa pers di kantornya, Jl Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2007).

Dia menjelaskan, Batan akan melacak potensi air tanah dalam dengan mendeteksi gas tertentu. "Kita menggunakan radio nuklida yang bisa dijadikan prekursor (sinyal yang mendahului suatu gejala)," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hudi, sejumlah wilayah yang telah menjalin kerjasama dengan Batan antara lain Klaten, Jepara, Madura, dan Malang Selatan.

"Di Malang kemarin itu sampai sekitar 1 liter per detik. Untuk daerah yang kesulitan air, itu hal yang luar biasa," ujarnya.

Selain melacak keberadaan air tanah dalam, Batan juga mampu memberi informasi lengkap terkait potensi dan keamanan eksplorasi. Dia pun meminta agar pemda setempat tidak menyia-nyiakan hal itu.

"Pengelolaannya jangan semena-mena. Air tanah dalam itu air yang isi ulangnya lama. Mengisi lagi perlu ratusan tahun," imbuhnya. (fiq/nrl)


Berita Terkait