Ini Alasan Pendemo dan Sopir Ambulans Bawa Sajam Saat Demo di Jakarta

Ini Alasan Pendemo dan Sopir Ambulans Bawa Sajam Saat Demo di Jakarta

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 19 Agu 2026 17:37 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan soal temuan 995 pucuk airsoft gun di sekolah swasta Pondok Pinang, Jaksel, Jumat (7/8/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Polda Metro Jaya sempat mengamankan senjata tajam berupa pisau dan golok dalam demonstrasi di Tosari, Jakarta Pusat (Jakpus), kemarin. Pihak yang sempat membawa senjata tajam tersebut kini telah dipulangkan.

"Kami juga menyampaikan temuan setelah pelaksanaan penyampaian aspirasi di muka publik. Tadi malam kami menyampaikan ada satu bilah pisau dan satu buah golok yang ditemukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benda tersebut diamankan dari dua orang, yakni satu orang peserta aksi dan satu orang sopir ambulans. Saat ini keduanya sudah dipulangkan," jelasnya.

Status hukum pemilik senjata tajam tersebut masih sebagai saksi. Budi menjelaskan alasan para pemilik membawa senjata tajam itu ke lokasi demonstrasi.

"Untuk satu bilah pisau, diyakini bahwa yang bersangkutan terbawa di dalam tas karena baru selesai melaksanakan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN). Sementara untuk sopir ambulans, golok tersebut memang dibekali oleh perusahaan ambulans dari Sukabumi ke Jakarta, tetapi tidak dipergunakan untuk hal-hal lain," bebernya.

Sebelumnya, polisi menemukan pisau dapur dan golok saat demonstrasi berlangsung di Tosari. Budi menyebutkan kedua benda tajam tersebut ditemukan saat Satgas Gakkum mencurigai beberapa orang selama pelaksanaan aksi berlangsung.

Lihat juga Video 'Polisi Bicara soal Temuan Pisau-Golok saat Demo Jakarta':

Halaman 2 dari 2
(rdh/isa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini