"Silakan saja, tapi tidak ada tradisi tentara mundur. Tapi saya komitmen dan punya spirit untuk menyelesaikan kasus itu," kata Djoko Santoso dalam fit and proper test calon Panglima TNI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2007).
Hal itu dikatakan Djoko menanggapi pertanyaan sejumlah anggota Komisi I yang meminta agar dirinya mundur dari calon Panglima TNI bila proses pengadaan 35 ambulans tidak benar. Permintaan ini disampaikan oleh Permadi dari FPDIP, Tosari Wijaya dari FPPP, Mutammimul Ula dari FPKS, Hajriyanto Tohari dari FPG. Mereka menilai adanya kejanggalan kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































