Fosil Gajah Berusia 700 Ribu Tahun di Kudus Dicuri
Rabu, 05 Des 2007 15:53 WIB
Semarang - Setelah 5 arca dan beberapa ornamen budaya di Museum Radya Pustaka Solo dicuri dan dipalsukan beberapa waktu lalu, fosil gading gajah purba berusia 700 ribu tahun di Kudus juga dicuri.Fosil gading gajah purba yang ditemukan tahun 2005 itu berukuran panjang 125 cm dengan diameter sekitar 10 cm. Selama ini, benda itu disimpan di rumah joglo di situs Patiayam, Desa Terban, Jekulo, Kudus.Pencurian itu diperkirakan terjadi Selasa 4 Desember kemarin. Saat membersihkan rumah, penjaga, Nardi, kaget karena fosil gading purba itu sudah raib dari rak. Dia pun segera melapor ke paguyuban situs Patiayam.Selain fosil gading purba, di dalam rumah yang cuma berdinding bambu itu juga terdapat fosil gigi rusa, kepala banteng dan kaki gajah. Namun benda-benda tersebut masih utuh.Saat ini, kepolisian masih mengusut hilangnya fosil. "Ya, masih diselidiki. Nanti kita akan periksa lokasi dan saksi-saksi," kata petugas piket Polsek Tenggeles, Kudus, yang tak mau disebut namanya, Rabu (5/12/2007).Dari jejaknya, kepolisian memperkirakan pencurinya tak cukup mengerti benda purbakala. Sebab hanya fosil gading purba yang dicuri. Padahal fosil-fosil lainnya juga bernilai tinggi.Situs Patiayam sudah dikenal sejak jaman kolonialisme. Di kawasan pegunungan itu ditemukan berbagai fosil hewan dan manusia purba. Hasil penemuan itu tak dipelihara dengan baik, karena pemerintah setempat terkendala status kepemilikan tanah.Dari hasil penelitian sejumlah arkeolog, fosil-fosil yang ditemukan di situs Patiayam berusia antara 500 ribu hingga satu juta tahun. Sebagian fosil dibawa penjajah pada saat kolonialisme berlangsung, sebagian lainnya di Museum Arkeologi ITB dan di rumah-rumah penduduk.
(try/djo)











































