"Kalau menurut saya tidak mempengaruhi. Karena problemnya Eropa, dia itu ingin percaya yang dilangsungkan Indonesia langgeng, bersifat menetap," ujar Menhub di sela acara UN Climate Change Conference (UNCCC) di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Rabu (5/12/2007).
Menhub mengaku sudah mendapat laporan kasus copotnya cover pesawat di landasan pacu penerbangan domestik Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng dari Administrator Bandara Herry Bhakti. Namun dia mengaku belum mendapat laporan nama maskapai bersangkutan, termasuk cover pesawat bagian mana yang copot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menhub juga mengaku belum tahu warna dan ukuran cover yang copot tersebut.
Untuk menindaklanjuti kasus ini, kata Menhub, pihaknya akan bertindak seperti kasus Batavia Air beberapa waktu lalu.
"Akan kita lihat apakah ada maintenance procedure yang dilanggar, kemudian apakah ada kelalaian. Nanti kalau ada kelalaian akan kita beri tindakan," ujarnya.
Soal kondisi pesawat, Menhub yakin pesawat itu bukan pesawat tua. Di Indonesia jenis pesawat tua yang masih terbang adalah 737-200. Namun frekuensi perawatan pesawat tua itu sangat tinggi.
Soal sikap KNKT yang belum menurunkan tim dalam kasus ini karena dianggap belum serius, Menhub menuturkan, serius atau tidaknya kasus ini memang belum diketahui, sehingga investigasinya belum dilakukan.
Untuk itu, dia telah meminta pihak administrator bandaralah yang menangani kasus ini. (umi/nrl)










































