KPK Panggil Anggota DPRD Jateng Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

KPK Panggil Anggota DPRD Jateng Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Muhammad Syahid Abdillah - detikNews
Selasa, 18 Agu 2026 15:00 WIB
Ilustrasi KPK (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Ilustrasi KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK memanggil anggota DPRD Jawa Tengah Harun Abdul Khafizh terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro. Harun dipanggil sebagai saksi.

"Saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi pemerasan di lingkungan Pemkab Pemalang Tahun 2025-2026," kata Jubir KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).

Selain Harun, KPK memanggil sejumlah saksi lain dalam kasus ini. Mereka ialah:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. M Iqbal Wibisono selaku mantan anggota DPRD Jateng
2. Adam Mursyid selaku ASN/Ajudan Bupati Pemalang
3. Muhammad Adli Za'im selaku ajudan Bupati Pemalang
4. Sukhaeron selaku ASN
5. Ahmad Munawir selaku Kabid Pengelolaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang
6. Titien Soewastiningsih Soebari selaku Sekdis DPMPTSP Kabupaten Pemalang
7. Wuwuh Setiyano selaku Kepala Bagian Hukum Setda Pemkab Pemalang.

"Pemeriksaan dilakukan di Polrestabes Semarang," ujar Budi.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Berikut ini daftarnya:

1. Anom Widiyantoro (AWI), selaku Bupati Pemalang

2. Mohamad Haris (GHA), selaku pihak swasta atau orang kepercayaan Bupati

3. Lilik Budi Suprianto (LBS), selaku pihak swasta

4. Iptu Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), selaku staf administrasi KPK.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menduga Anom melakukan pemerasan melalui orang kepercayaannya, Mohammad Haris atau Gus Haris (GHA). Total yang dikumpulkan sebesar Rp 1,98 miliar.

Uang yang terkumpul itu salah satunya diberikan ke Lilik yang merupakan ayah dari Setya Budi. Likik mengaku bisa mengurus perkara di KPK karena anaknya bekerja sebagai staf di KPK.

Lihat juga Video: Kala Staf KPK dan Ayahnya Jadi Makelar Kasus Peras Bupati Pemalang

Halaman 2 dari 2
(haf/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini