Aksi longmarch diikuti 200-an orang yang tergabung dalam Civil Society Forum (CSF). Di bawah siraman gerimis hujan, mereka berjalan kaki dari Bundaran Nusa Dua menuju kampung CSF yang merupakan base camp bagi LSM lingkungan dalam dan luar negeri.
Sementara di gerbang BICC, terlihat beberapa orang berikat kepala bertulis "Climate Justice". Mereka membagi-bagikan brosur dan pin bertulis "Fight Climate Poverty" kepada anggota delegasi peserta UNCCC yang mulai berdatangan ke lokasi acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam areal BICC, ada tiga aktivis dari India, Norwegia, dan Kanada yang mengenakan pakaian khas pekerja tambang lengkap dengan helm pengaman. Sebuah postes bertulis "Youth Want Hard Caps on Industrialies Countries" mereka acungkan sambil menyapa peserta konferensi.
Mungkin karena simpati dengan sapaan ramah dan poster yang memprotes sikap AS yang tidak bersedia menandatangani Protokol Kyoto, para peserta konferensi meminta foto bersama tiga aktivis tersebut. Paling 'laris' tentu saja aktivis asal Norwegia yang berwajah cantik. (lh/sss)











































